Kendari, Kamis 7 Agustus 2025 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Kendari terus menunjukkan komitmen dalam memperkuat implementasi Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE). Salah satu tindak lanjut nyata dilakukan melalui rapat koordinasi dengan Tim Bank Indonesia (BI) Mengajar, yang difokuskan pada penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) mata kuliah Kebanksentralan.

Kegiatan ini berlangsung di Gedung KPw (Kantor Perwakilan) Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara, dan dipimpin langsung oleh Wakil Dekan I FEBI IAIN Kendari, Dr. Abdul Wahid Mongkito, M.Ag.

🔍 Sinergi Kurikulum OBE dan Praktisi Perbankan

Kurikulum berbasis OBE menekankan pada capaian pembelajaran lulusan (CPL) yang aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Untuk itu, FEBI IAIN Kendari menggandeng Bank Indonesia sebagai mitra strategis dalam merancang pembelajaran yang tidak hanya teoritis, tetapi juga berbasis pada praktik nyata.

“Kami ingin mata kuliah Kebanksentralan menjadi ruang belajar yang kontekstual, agar mahasiswa memahami langsung peran bank sentral dalam menjaga stabilitas ekonomi,” ungkap Dr. Abdul Wahid Mongkito.

Dalam rapat tersebut, dibahas struktur RPS, indikator capaian, metode pembelajaran, serta materi ajar yang relevan dengan kebijakan moneter, stabilitas sistem keuangan, dan dinamika global yang dihadapi oleh Bank Indonesia.

🤝 BI Mengajar: Jembatan Dunia Akademik dan Industri

Program BI Mengajar menjadi media penting dalam mempertemukan dunia akademik dan industri keuangan. FEBI IAIN Kendari memanfaatkan program ini untuk memperkaya kurikulum, meningkatkan literasi ekonomi syariah, serta mencetak lulusan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan kerja di sektor perbankan dan keuangan syariah.

Langkah ini juga sejalan dengan visi FEBI IAIN Kendari untuk menghadirkan pendidikan ekonomi yang integratif, adaptif, dan berdampak nyata di masyarakat.

Leave a Comment